Ekonomi
Senin 25 November 2013 08:16
Puluhan petugas dari Kepolisian Polres Tangerang Kota dibantu dengan petugas Pol PP menghalau buruh saat ribuan buruh melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Disnakertrans Kabupaten Tangerang. (FOTO: Azie Stianegara)
\"Share

SERANG - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK) tahun 2014 untuk tujuh daerah di Banten, karena satu daerah lagi yakni Kabupaten Serang belum mengusulkan.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Provinsi Banten Ubaidillah, mengatakan penetapan UMK tujuh kabupaten/kota tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Banten No 151/Kep.582-Huk/2013 tanggal 22 November tentang penetapan Upah minimum kabupaten/kota se-Provinsi Banten tahun 2014.

Dalam SK Gubernur Banten tersebut ditetapkan besaran UMK 2014 ke tujuh kabupaten/kota yakni Kabupaten Lebak Rp1.490.000, Kota Serang Rp2.166.000, Kabupaten Pandeglang Rp1.418.000, Kota Tangsel Rp2.442.000, Kabupaten Tangerang Rp2.442.000, Kota Cilegon Rp2.443.000, dan Kota Tangerang Rp2.444.301.

"Kami berharap semua bisa mematuhi dan melaksanakan UMK 2014 yang sudah ditetapkan ini. Sebab ini hasil kesepakatan bersama antara buruh dan pengusaha," kata Ubaidillah kepada wartawan, Ahad (24/11).

Ubaidillah mengatakan, setelah SK gubernur tentang UMK tersebut keluar, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi supaya bisa diketahui semua pihak. Ubaidillah pun berharap UMK yang sudah ditetapkan tidak lagi ada perubahan atau revisi, karena khawatir akan mempengaruhi daerah lainnya di Banten.

 "Saya kira UMK yang sudah ditetapkan ini tinggal dijalankan. Sebab jika ada revisi lagi nanti pembahasannya lama kembali, sementara waktunya semakin mepet menjelang pelaksanaan UMK 2014," tandas Ubaidillah.

Sebelumnya ribuan buruh se-Tangerang raya melakukan aksi unjukrasa menuntut upah layak (UMK), ribuan buruh dari berbagai serikat itu hampir melakukan aksi demo setiap hari seperti yang terjadi di pusat pemerintahan daerah kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang, kemarin. (JAY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

Bantenpost 2010 - 2013     develop by Alfin.co